
PT SELARAS CITRA NUSANTARA PERKASA TBK.
PARA PEMEGANG SAHAM

A. INVESTOR KELEMBAGAAN
1. PT SENA DWIMAKMUR
PT Sena Dwimakmur ("SD") SD adalah pemilik / pemegang 1.125.005.660 saham di SCNP atau mewakili 56,25% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh SCNP.
Saat ini kegiatan bisnis utama SD adalah real estate yang dimiliki atau disewakan secara pribadi dan kegiatan persewaan dan penyewaan tanpa pilihan mobil, bus, truk, dan sejenisnya.
2. PT GENERASI DUA SUKSES TERUS
PT Generasi Dua Sukses Terus ("GDST") adalah pemilik / pemegang 666.661.000 saham di SCNP atau mewakili 33,33% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh SCNP.
Saat ini kegiatan usaha utama GDST adalah kegiatan Kantor Pusat dan Konsultan Manajemen.
​
B. INVESTOR INDIVIDU

RN
XN
FN
WN
HN
1. (Bapak) Richard Nursalim (RN)
RN adalah pemilik / pemegang 41.600,00 saham SCNP atau mewakili 2,08% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh SCNP.
2. (Bpk.) Xaverius Nursalim (XN)
XN adalah pemilik / pemegang 41.600,00 saham SCNP atau mewakili 2,08% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh SCNP.
3. (Bpk) Freddy Nursalim (FN)
FN adalah pemilik / pemegang 41.600,00 saham SCNP atau mewakili 2,08% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh SCNP.
4. (Bpk) Willy Nursalim (WN)
WN adalah pemilik / pemegang 41.600,00 saham SCNP atau mewakili 2,08% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh SCNP.
5. (Bpk) Hendrik Nursalim (HN)
HN adalah pemilik / pemegang 41.600,00 saham SCNP atau mewakili 2,08% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh SCNP.
PERUSAHAAN TERBUKA DAN TERCATAT
Saat ini PT SCNP Tbk. sedang dalam proses go public, belum tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Oleh karena itu akan ada institusi / pemegang saham individu lain yang diharapkan bergabung dengan SCNP sebelum sesi Penawaran Umum Perdana (IPO) (yang akan diadakan pada September 2020).
​
Meski skema IPO SCNP strategis, namun akan ada alokasi saham untuk publik dan ESA (Alokasi Saham Karyawan) / FNF (Teman dan Keluarga) sekitar 20% dari total saham. Alokasi skema ini wajib dan sesuai dengan peraturan OJK saat ini. Daftar pemegang saham baru akan dipublikasikan setelah IPO.
